The Brotherhood of Bon- Kid Community

The Brotherhood of Bon- Kid Community
This Product Was Made By Odjie

Cari Blog Ini

SALAM PEMBACA

Aku hanyalah sedikit debu yang selalu terbang bersama arah angin berlalu tanpa aku tahu kemana arahnya. jika suatu kelak angin itu akan menuju dalam jalan kebaikan, maka itulah jalan yang sedang aku tempuh, namun jika sebaliknya aku akan berusaha terbang dengan sayap yang tak bisa aku rentangkan untuk melawannya.

On the Sky
Powered By Blogger

Minggu, 01 Agustus 2010

HATI - HATI, KEJAHATAN DI DALAM DUNIA MAYA

Kejahatan didalam dunia nyata mungkin bisa kita telusuri dengan menggunakan TKP atau saksi mata, namun yang lebih menakutkan adalah kejahatan didalam dunia maya sebab kita tidak bisa membuat tuduhan tanpa saksi mata atau barang bukti karena kita tidak mempunyai barang bukti atau saksi mata.
Dari mencuri dokumen penting juga dalam bentuk penipuan yang memanfaatkan sosial networking. Di dalam modus ini hanya dengan sedikit ngobrol tiba-tiba uang kita berpindah tangan. Modusnya adalah sorang hacker mencuri password milik seseorang untuk mengaktifkan account sosial networkingnya. Hacker ini menggunakan software yang bisa membaca hentakan jari sang pemakai komputer dan software tersebut mengirimkan data kepada hacker. Setelah sang hacker mendapatkan data dnari software tersebut dia mengolah data dan mencoba menganalisa data tersebut dan biasanya data yang dia cari adalah pasword untuk bisa membuka account seseorang.
Setelah hacker tersebut mendapatkan paswordd sang pemakai komputer maka dia bersiap dengan aksinya. Dia berselancar di dunia maya menggunakan account milik orang lain tanpa sepengetahuan pemiliknya dan juga orang diseberang sana yang terkoneksi dengan sang hacker. Orang diseberang sana akan mengira itu adalah temannya.
Dengan sapaan yang lazim untuk menyamarkan penyamarannya sang hacker mencoba menyapa temannya ysedang sama-sama online. Setelah terjalin percakapan yang tidak mencurigakan maka sang hacker mengeluarkan jurusnya dengan bahasa yang sedikit meyakinkan sang korban dia mencoba meminjam uang dan minta untuk mengirimkan uang tersebut ke nomor rekeningnya. Disini kalau kita tidak merasa curiga karena mungkin percaya saja kalau yang diseberang sana adalah teman baiknya maka tanpa basa-basi dengan maksud membantu temannya dia mengirimkan uang tersebut. Dan setelah uang terkirim sang korban mengkonfirmasikan kepada sang hacker yang diseberang sana. Namun betapa terkejutnya sang korban kalau dia terkena tipu sebab dia tidak bisa dihubungi lewat dunia maya dan mencoba meyakinkan untuk menelepon kepada teman yang yang meminjam uang tersebut. Dan terkejutnya kalau temannya yang tadi meminjam uang tersebut tidak tahu menahu tentang uang yang dikirimnya. Disini dia baru menyadari kalau dia terkena penipuan dari dunia maya.

Untuk teman-teman yang suka menggunakan layanan sosial networking atau suka berselancar dalam dunia maya saya ada beberapa tips agar tidak menjadi korban penipuan lewat dunia maya seperti apa yang pernah aku alami. berikut adalah tips-tipsnya:
1. Jangan penah meninggalkan komputer dalam keadaan terbuka, usahakan
di lock atau di shutdown untuk menghindari pihak kedua memanfaatkannya
2. Kalau menggunakan komputer yang sharing/warnet kalau selesai semua account
anda harus di log out dulu sebelum meninggalkan warnet
untuk menghindari pengguna berikutnya menggunakan account anda
3. Selalu ganti berkala pasword anda untuk menghindari seseorang mencuri
password anda
4. Ketika anda sedang berselancar dalam dunia maya hati-hati kalau ada teman
yang sedang oline dengan anda dan meminta pinjaman uang, cobalah
konfirmasikan lewat nomor telepon dia untuk
meyakinkan kalau itu benar teman kamu untuk konfirmasi betul atau tidak,
kalau anda tidak mempunyai
nomor lain untuk bisa mengkontak dia jangan pernah percaya..!!
5. Abaikan dia dan hubungi teman-teman yang lain kalau anda mendapatkan
seorang hacker sedang
menggunakan account seseorang untuk menghindari teman kamu yang menjadi
korban selanjutnya


Demikian tulisan dari saya yang berasal dari pengalaman pribadi saya dan saya mencoba untuk menghindari hal ini terjadi kepada teman-teman.

Jumat, 30 Juli 2010

Fenomena KEONG RACUN



[Fenomena 'Keong Racun' Bukti Remaja Makin Apatis] Fenomena 'Keong Racun' Bukti Remaja Makin Apatis

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Sosiolog Musni Umar berpendapat, fenomena video lagu 'Keong Racun' yang dinyanyikan secara lipsync oleh dua remaja putri merupakan bukti bahwa remaja semakin apatis terhadap berbagai kondisi di masyarakat. Hal itu juga memperlihatkan bahwa remaja kian tak punya arah menghadapi masa depannya.

"Mereka apatis melihat keadaan," kata Musni ketika dihubungi, Jumat (30/7). Dia mengatakan, para pemimpin, tokoh agama, dan orang tua harus membangun harapan para remaja di Indonesia.

Menurut Musni, fenomena ini juga merupakan bukti makin kuatnya budaya konsumerisme. "Remaja sendiri tidak melihat ke mana arah mereka, remaja seperti kehilangan arah," kata Musni.

Dunia pendidikan juga memiliki peran untuk memberi pemahaman bahwa hidup ini merupakan perjuangan untuk kemajuan bersama, tidak sesederhana seperti pandangan para remaja. Musni menilai fenomena ini perlu disikapi. "Saat ini, pendidikan menjadi permainan, para pendidik bukan berpikir ke mana membawa peserta didik sesuai pendidikan nasional, tapi malah mencari kedudukan dan materi," kata Musni.

Musni lantas mengajak berbagai pihak agar kembali ke jati diri bangsa. Para orang tua perlu membangun harapan bagi para remaja.

Lagu 'Keong Racun' dinyanyikan secara lipsync oleh dua mahasiswi Bandung, Shinta dan Jojo, lalu diunggah ke laman Youtube. Gaya kedua mahasiswi itu dianggap menggelitik di samping lirik lagu yang unik sehingga menjadi buah bibir di dunia maya.

Tak kurang, situs berita Inggris, The Independent, memberitakan fenomena ‘Keong Racun’ yang Kamis kemarin kembali menjadi trending topic nomor satu sejagat di situs mikroblog Twitter. Foto Shinta-Jojo yang sedang melenggak-lenggok genit di Youtube, juga dipajang di laman Independent.

“Pengguna Twitter tergila-gila pada video lipsync ‘Keong Racun’ diYoutube,” demikian ditulis Independent.Tak kepalang tanggung, di Twitter ‘Keong Racun’ mengalahkan topik pesaingnya seperti onetimefor, don’tcoutonit, predictingkanyetweets, dan bahkan juga Interception, film box office Hollywood yang diperankan Leonardo DiCaprio.

Senin, 26 Juli 2010

Makna Malam Nifsu Sya'ban

Nisfu Sya’ban artinya pertengahan bulan Sya’ban, atau malam ke-15 bulan Sya’ban, tepat di bulan purnama. Kaum muslimin meyakini adanya fadhilah (keutamaan) khusus di malam ini, layaknya beberapa malam yang memang Allah istimewakan seperti malam Jum’at, lailatul qadr dan lain-lain.

Keutamaan khusus pada malam pertengahan (malam tanggal 15) bulan Sya’ban ini memang diceritakan dalam beberapa hadits. Bahkan, ada juga beberapa hadits yang menjelaskan amalan khusus berupa shalat tertentu di malam hari, puasa di siang hari serta beberapa wirid khusus.

Akan tetapi semua hadits yang mengatakan adanya amalan khusus di malam nisfu Sya’ban ini tidak ada yang selamat dari kritikan sanad. Padahal, kita tahu bahwa untuk mengamalkan sebuah syariat khusus diperlukan dalil yang valid berupa Al Qur`an, hadits shahih dan hasan. Sedangkan hadits dha’if tidak bisa diamalkan bila menyangkut adanya hukum baru dan bukan sekedar fadhilah amal.

Para ulama ahli hadits sendiri sudah memastikan tidak ada hadits yang bisa dipakai landasan beramal tentang shalat khusus di malam nishfu Sya’ban, semua hadits tentang itu sanadnya lemah atau bahkan palsu.

Beberapa komentar ulama hadits dalam masalah ini:

·Asy-Syaukani menyebutkan dua hadits khusus tentang shalat nishfu Sya’ban dalam kitabnya, Al-Fawa`id Al-Majmu’ah yaitu di nomor 105 dan 106. Lalu beliau berkata, ”Hadits tentang shalat nishfu Sya’ban itu batil.” Lalu dia menjelaskan bahwa yang batil adalah hadits tentang shalat khusus di malam itu, lain halnya dengan keutamaan malam nishfu Sya’ban itu sendiri yang dijelaskan oleh hadit-hadits lain. (lihat: Al-Fawa`id Al-Majmu’ah fii Ahaadits Al-Mawdhu’ah, juz 1 hal. 51).

·Syaikhul Islam Ahmad bin Abdul Halim Ibnu Taimiyah ketika ditanya tentang shalat malam nishfu Sya’ban maka beliau menjawab, ”Apabila seseorang shalat sendirian atau berjamaah di masjid sebagaimana yang biasa diamalkan sebagian salaf maka itu lebih baik. Sedangkan shalat khusus berjamaah seperti halnya shalat seratus rakaat dengan membaca surah Al-Ikhlas seribu kali adalah bid’ah dan tak pernah dianjurkan seorangpun dari para imam.” (Majmu’ Al-Fatawa, juz 23, hal. 131). Lalu di halaman 134 dia menjelaskan bahwa semua hadits tentang shalat khusus di malam tertentu dengan cara tertentu termasuk di malam nishfu Sya’ban sanadnya palsu.

·Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah juga memastikan tak ada hadits yang shahih tentang shalat khusus di malam nisfhu Sya’ban. (Lihat: Al-Manar Al-Munif, hal. 98 pasal 22).

Ini berkenaan dengan shalat khusus di malam nishfu Sya’ban dengan cara dan bentuk tertentu. Lalu bagaimana dengan shalat biasa yang dilakukan di malam itu seperti halnya shalat tahajjud serta puasa di dalamnya?

Seperti dalam jawaban Ibnu Taimiyah diatas bahwa beliau menganggap itu boleh-boleh saja dilakukan, tapi bukan shalat khusus melainkan shalat malam biasa seperti halnya tahajjud. Apalagi ternyata memang malam nishfu Sya’ban ini benar mengandung keistimewaan tersendiri sebagaimana yang akan dijelaskan sebentar lagi.

Tetapi satu hal yang perlu diingat bahwa Ibnu Majah meriwayatkan sebuah hadits dari Ali RA dan dianggap shahih oleh Ibnu Hibban, hadits itu adalah:

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ الْخَلَّالُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا ابْنُ أَبِي سَبْرَةَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَعْفَرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَقُومُوا لَيْلَهَا وَصُومُوا نَهَارَهَا فَإِنَّ اللَّهَ يَنْزِلُ فِيهَا لِغُرُوبِ الشَّمْسِ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا فَيَقُولُ أَلَا مِنْ مُسْتَغْفِرٍ لِي فَأَغْفِرَ لَهُ أَلَا مُسْتَرْزِقٌ فَأَرْزُقَهُ أَلَا مُبْتَلًى فَأُعَافِيَهُ أَلَا كَذَا أَلَا كَذَا حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ

“Al Hasan bin Ali Al Khallal menceritakan kepada kami, Abdurrazzaq menceritakan kepada kami, Ibnu Abi Sabrah memberitakan kepada kami, dari Ibrahim bin Muhammad, dari Mu’awiyah bin Abdullah bin Ja’far, dari ayahnya, dari Ali bin Abu Thalib, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Jika datang malam pertengahan bulan Sya’ban maka lakukan shalat malam padanya dan berpuasalah pada siang harinya. Karena sesungguhnya Allah turun ke langit dunia di dalamnya sampai matahari terbenam. Saat itu Allah berfirman, “Apakah ada yang akan meminta ampun? Pasti aku ampuni. Apakah ada yang minta rezki? Pasti aku beri. Apakah ada yang mendapat musibah? Pasti aku selamatkan dia…..dan seterusnya sampai terbit fajar.” (Sunan Ibnu Majah, no. 1388).

Padahal hadits ini sanadnya palsu, karena di dalamnya ada nama: Ibnu Abi Sabrah yang dituduh sebagai pemalsu hadits, maka semua hadits yang melalui jalurnya adalah palsu.

Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani mengomentari pribadi Abu Bakar bin Abdullah ini: ”Para ulama menuduhnya memalsukan hadits.” (Taqrib At-Tahdzib, juz 2 hal. 242, bab: Al-Kuna).

Akan tetapi ada satu hadits dari Mu’adz bin Jabal ra, yang menerangkan keutamaan malam nishfus Sya’ban secara umum, tapi tidak menerangkan adanya amalan khsusus. Hadits itu adalah riwayat dari Mu’adz bin Jabal ra, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda,

يطلع الله إلى خلقه في ليلة النصف من شعبان فيغفر لجميع خلقه إلا لمشرك أو مشاحن

”Allah mengamati para makhluk-Nya di malam pertengahan bulan Sya’ban dan Dia mengampuni semua makhluk-Nya kecuali yang musyrik dan orang yang memusuhi orang lain (tanpa alasan benar).”

Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dalam shahihnya, Al-Baihaqi dalam As-Sunan Al-Kubra dan Ath-Thabarani dalam Al-Awsath. Hadits ini dianggap shahih oleh Syekh Muhammad Nashiruddin Al-Albani dalam As-Silsilah Ash-Shahihah, no. 1114).

Ada beberapa riwayat lain yang senada dengan sanad yang lemah tapi menguatkan sanad hadits di atas, antara lain dari Abu Musa Al-Asy’ari, Abu Bakr Ash-Shiddiq, Aisyah.

Masing-masing riwayat punya cacat ringan, tapi bisa saling menguatkan. sehingga hadits tersebut berstatus hasan lighairih. Bahkan Syekh Al-Albani juga memasukkan hadits Abu Musa Al-Asy’ari yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dalam As-Silsilah Ash-Shahihah, no. 1563.

Jadi, berpedoman kepada hadifts Mu’adz ini maka benar adanya keistimewaan khusus pada malam nishfu Sya’ban, sehingga hendaklah menggiatkan ibadah pada malam itu dengan shalat malam, banyak istighfar, berdoa, membaca Al-Qur`an dan lain sebagainya. Sedangkan puasa di siang harinya juga sunnah, bukan berdasarkan hadits yang lemah, melainkan hadits sunnahnya puasa tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan, serta hadits-hadits yang menganjurkan banyak puasa di bulan Sya’ban. Wallahu a’lam.

Untuk sementara ini yang bisa saya tulis, semoga bermanfaat bagi kita semua terutama bagi diri saya pribadi yang banyak kekurangan ini.

Sabtu, 24 Juli 2010

Kalau Saja Dia Tahu Isi Hatiku


Persiapan Menjelang Bulan Suci Ramadhan

Dahulu, ketika aku masih kecil bulan ramadhan menurutku adalah sebuah bulan yang sangat mulia dan kami sekeluarga semua teman-teman, tetengga menyambutnya dengan antusias. bahkan untuk menyambutnya saja kami sudah bisa merasakan kebahagiaan yang teramat sangat.
Namun kini, semua kebahagiaan itu telah sirna, aku kini menyambut bulan suci ramadhan tak pelak seperti menyambut bulan-bulan yang lain. Entah karena aku jauh dari keluarga atau teman-temanku atau memang imanku yang sudah rapuh, insan yang tak pernah bersyukur, menjalankan perintahNya, bahkan sekarang aku justru sering melanggar apa yang telah ditetapkanNya sebagai dosa besar.
Terasa hampa hidup ini, walaupun sekarang aku merasa bisa merasakan hasil jerih payahku sendiri hingga tak perlu lagi merepotkan orang tuaku, namun yang aku rasakan justru terasa imanku telah hilang bersama perginya aku meninggalkan keluargaku disana.
Mungkin orang tuaku tidak akan pernah menyangka kalau anak yang dia besarkan dengan susah payah kini hanya menjadi seorang yang hanya bisa menciptakan dosa dan dosa. Terpikir untuk mengakhiri kebohongan ini. Namun kutak akan bisa meninggalkan ini yang telah menjadi kebanggaan dalam hidupku.
Aku relakan diri kepada yang Maha Kuasa jika jalan ini yang harus aku tempuh, tolonglah hambaMu ini yang telah kehilangan tongkat kehidupan dan mata yang telah dibutakan dengan gemerlapnya dunia yang fana ini.
Aku hanya bisa berharap semoga di Bulan Ramadhan sekarang ini akan menjadi titik balik bagiku untuk menjadi apa aku yang sesungguhnya yang selalu diharapkan kebanyakan orang tua

Kapan ??????????????

kapan ya aku bisa kuliah, bisa punya uang banyak, punya rumah, punya mobil, bisa menyenangkan orang tua dan menjadi panutan bagi keluarga saya..
ini adalah saatnya aku bangkit untuk membuktikannya.
Ayoo.. Ji,, kamu pasti bisa..!!!